4 comments on “Hukum Menyambung Rambut dan Rebonding

  1. bagaimana kalo diribonding untuk suami saja. dan tidak ditampakkan kepada orang lain, suami tidak merasa di tipu karena dia sudah mengenal istrinya.

  2. Assalamualaikum….. ia juga sh saya seorang muslimah yg ingin mencoba hal tsb… tp emang sih kt sebagai hamba Allah harus bersyukur dgn pemberiannya…. mungkin kt kita aik pdhl belum tentu untuk Allah itu baik atau sebaliknya..

  3. Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
    betul itu ukhti widayanti, sebagaimana firman Allah dalam surat ibrahim ayat 7 yang berbunyi ” Lain syakartum laaziidannakum, wa lain kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid ” (Jika kamu bersyukur akan nikmat yang Aku berikan kepada-Mu, niscaya akan Aku tambah nikmat tersebut kepadamu, namun jika kamu kufur akan nikmat-Ku, ingatlah bahwa azab-Ku sangat pedih)….

  4. ukhti ocy bisa melihat firman Allah dalam surat ibrahim ayat 7 yang berbunyi ” Lain syakartum laaziidannakum, wa lain kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid ” (Jika kamu bersyukur akan nikmat yang Aku berikan kepada-Mu, niscaya akan Aku tambah nikmat tersebut kepadamu, namun jika kamu kufur akan nikmat-Ku, ingatlah bahwa azab-Ku sangat pedih)….nah semoga dengan ayat ini ukhti mengerti….insyaAllah…

Komentar ditutup.