<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Didi Blog</title>
	<atom:link href="http://penyejukhatiku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com</link>
	<description>blog penyejuk hati untuk mu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2009 14:09:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='penyejukhatiku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/300a18ecb495bf0c03af7264e27fe8b3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Didi Blog</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://penyejukhatiku.wordpress.com/osd.xml" title="Didi Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://penyejukhatiku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hukum Memelihara Janggut &amp; Jambang</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/05/07/hukum-memelihara-janggut-jambang/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/05/07/hukum-memelihara-janggut-jambang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 14:33:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & adab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Hallo brother yang berjanggut dan berjambang??? Ups…!!! aku jg berjanggut koq….hehehe… wlopun bnyk yg mengatakan aku kyk Amrozi, bagiku gpp, krn inilah gue dan bukan loe!!… artikel ini aku ambil dari www.perpustakaan-islam.com: Hadits-Hadits Yang Mewajibkan Memelihara Janggut Atau Jambang Antara hadits-hadits sahih dari Nabi s.a.w yang menunjukkan wajibnya memelihara janggut dan jambang kemudian mewajibkan orang-orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=359&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo brother yang berjanggut dan berjambang???</p>
<p>Ups…!!! aku jg berjanggut koq….hehehe… wlopun bnyk yg mengatakan aku kyk Amrozi, bagiku gpp, krn inilah gue dan bukan loe!!…</p>
<p>artikel ini aku ambil dari www.perpustakaan-islam.com:<span id="more-359"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hadits-Hadits Yang Mewajibkan Memelihara Janggut Atau Jambang</p>
<p style="text-align:justify;">Antara hadits-hadits sahih dari Nabi s.a.w yang menunjukkan wajibnya memelihara janggut dan jambang kemudian mewajibkan orang-orang lelaki beriman supaya memotong atau menipiskan misai mereka serta pengharaman dari mencukur atau memotong janggut mereka ialah:</p>
<p style="text-align:justify;">Abdullah bin Umar berkata : Bersabda Rasulullah s.a.w : Janganlah kamu menyerupai orang-orang Musyrikin, peliharalah janggut kamu dan tipiskanlah misai (kumis) kamu. (HR. al Bukhari, Muslim dan al Baihaqi).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abi Imamah : Bersabda Rasulullah s.a.w : Potonglah misai kamu dan peliharalah janggut kamu, tinggalkan (jangan meniru) Ahl al-Kitab. Hadith sahih. (HR. Ahmad dan at Tabrani).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Aisyah berkata : Bersabda Rasulullah s.a.w : Sepuluh perkara dari fitrah (dari sunnah nabi-nabi) di antaranya ialah mencukur misai dan memelihara janggut. (HR Ahmad, Muslim, Abu Daud, at Turmizi, an Nasaii dan Ibn Majah).</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi individu yang menjiwai hadits di atas pasti mampu memahami bahawa Nabi Muhammad s.a.w melarang setiap mukmin dari meniru atau menyerupai suluk (tatacara) orang-orang kafir sama ada dari golongan Yahudi, Nasrani, Majusi atau munafik. Antara penyerupaan yang dilarang oleh baginda ialah berupa pengharaman ke atas setiap orang lelaki yang beriman dari mencukur janggut dan jambang mereka. Kemudian baginda melarang pula dari memelihara misai (kumis) kerana dengan memelihara misai kemudian mencukur janggut telah menyerupai perbuatan semua golongan orang-orang kafir. Antara motif utama dari larangan baginda itu ialah agar orang-orang yang beriman dapat mengekalkan sunnah supaya tidak mudah pupus di samping mengharamkan setiap orang yang beriman dari meniru tata-etika, amalan dan tata-cara orang-orang kafir atau jahiliah.</p>
<p style="text-align:justify;">Larangan yang berupa penegasan dari syara ini telah dijelaskan oleh Nabi Muhammad s.a.w melalui hadith-hadith baginda. Terlalu sukar untuk ditolak atau dinafikan tentang pengharaman mencukur janggut ini kerana terlalu banyak hadits-hadits sahih yang telah membuktikannya dengan terang tentang pengharaman tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang tidak dapat diragukan, antara penyerupaan yang diharamkan oleh Nabi Muhammad s.a.w ialah meniru perbuatan orang-orang kafir yang kebanyakan dari mereka lebih gemar mencukur janggut dan jambang mereka kemudian membiarkan (memelihara) misai mereka sebagai hiasan. Ketegasan larangan mencukur janggut yang membawa kepada penyerupaan masih dapat difahami melalui hadith-hadith baginda yang seterusnya sebagaimana di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibn Umar ra berkata : Bersabda Rasulullah s.a.w : Sesiapa yang menyerupai satu satu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka. (HR. Ahmad, Abu Daud dan at Tabrani).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abi Hurairah ra : Bersabda Rasulullah s.a.w : Bahwasanya ahli syirik memelihara misainya dan memotong janggutnya, maka janganlah meniru mereka, peliharalah janggut kamu dan potonglah misai kamu. (HR. al Bazzar).</p>
<p style="text-align:justify;">Bersabda Rasulullah s.a.w : Janganlah kamu meniru (menyerupai) orang-orang Majusi (penyembah berhala) kerana mereka itu memotong (mencukur) janggut mereka dan memanjangkan (memelihara) misai mereka. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Tipiskanlah misai kamu dan peliharalah janggut kamu. Di riwayat yang lain pula : Potonglah misai kamu dan peliharalah janggut kamu. (HR. al Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abi Hurairah berkata : Telah bersabda Rasulullah s.a.w : Di antara fitrah dalam Islam ialah memotong misai dan memelihara janggut, bahawasanya orang-orang Majusi memelihara misai mereka dan memotong janggut mereka, maka janganlah kamu menyerupai mereka, hendaklah kamu potong misai kamu dan peliharalah janggut kamu. (HR. Ibn Habban).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Umar berkata : Pernah disebut kepada Rasulullah s.a.w seorang Majusi maka beliau bersabda : Mereka (orang-orang Majusi) memelihara misai mereka dan mencukur janggut mereka, maka (janganlah menyerupai cara mereka) tinggalkan cara mereka. (HR. al Baihaqi).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibn Umar ra berkata : Kami diperintah supaya memelihara janggut. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abi Hurairah : Bersabda Rasulullah s.a.w : Cukurlah misai kamu dan peliharalah janggut kamu. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abi Hurairah berkata : Bersabda Rasulullah s.a.w : Peliharalah janggut kamu dan cukurlah misai kamu, janganlah kamu meniru (menyerupai) Yahudi dan Nasrani. (HR. Ahmad).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibn Abbas berkata : Bersabda Rasulullah s.a.w : Janganlah kamu meniru (menyerupai) Ajam (orang asing dan kafir), maka peliharalah janggut kamu. (HR. al Bazzar).</p>
<p style="text-align:justify;">Jumhur ulama (ulama tafsir, hadith dan fiqah) menegaskan bahwa suruhan yang terdapat pada hadith-hadith (tentang janggut) adalah menunjukkan suruhan yang wajib bukan sunnah kerana ia menggunakan lafaz atau kalimah (ÕíÛÉ ÇáÇãÑ) : nada (gaya) suruhan yang tegas, jelas (dan diulang-ulang). (Lihat : (ÊÝÓíÑ ÇáäÕæÕ) Adib Saleh. Jld. 2 m/s 241).</p>
<p style="text-align:justify;">Larangan Nabi Muhammad s.a.w agar orang-orang yang beriman tidak mencukur janggut mereka dan tidak menyerupai Yahudi, Nasrani atau Majusi telah dilahirkan oleh baginda melalui sabdanya dengan beberapa gaya bahasa dan ungkapan yang jelas, terang dan tegas. Sebagaimana hadits-hadits sahih di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kamu menyerupai orang-orang Musyrikin, peliharalah janggut kamu. (HR. al-Bukhari dan Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Tinggalkan cara mereka (jangan meniru orang-orang musyrik) peliharalah janggut kamu dan cukurlah misai kamu. (HR. al-Bazzar).</p>
<p style="text-align:justify;">Tinggalkan cara Majusi (jangan meniru Majusi). (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dan janganlah kamu sekalian menyerupai Yahudi dan Nasrani. (HR. Ahmad).</p>
<p style="text-align:justify;">Janganlah kamu sekalian menyerupai orang-orang yang bukan Islam, peliharalah janggut kamu. (HR. al-Bazzar).</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits-hadits di atas amat jelas menunjukkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w telah mewajibkan kepada setiap orang-orang yang beriman agar memelihara janggut mereka kemudian memotong atau menipiskin misai mereka. Di samping itu mengharamkan mereka dari meniru perbuatan orang-orang kafir, sama ada golongan Yahudi, Nasrani, Majusi, munafik atau orang fasiq yang mengingkari surahan dan melanggar larangan yang terdapat di dalam hadith-hadith sahih tentang janggut dan penyerupaan sebagaimana kenyataan dari hadith-hadith sahih di atas tadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga jika diteliti beberapa hadith di atas, maka antara ketegasan hadits tersebut ialah melarang orang-orang beriman dari meniru (menyerupai) perbuatan, amalan atau tingkah laku golongan Yahudi, Nasrani, Majusi dan semua orang-orang kafir, yaitu peniruan yang dilakukan dengan cara memotong (mencukur) janggut dan kemudian memelihara pula misai (kumis). Amat jelas dalam setiap hadith di atas suruhan atau perintah dari Nabi Muhammad s.a.w agar orang-orang yang beriman memelihara janggut mereka kemudian memotong atau menipiskan misai mereka. Antara tujuan suruhan tersebut ialah supaya orang-orang yang beriman tidak menyerupai golongan orang-orang kafir tidak kira apa jenis kekafiran mereka. Nabi telah memberi peringatan melalui hadith-hadith sahihnya kepada sesiapa yang melanggar dan mengabaikan perintah syara termauklah memelihara janggut.</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits dari Ibn Umar yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud dan Tabrani yang telah dikemukakan di atas, perlu dijiwai dan dicernakan di hati setiap mukmin agar sentiasa menjadi panduan dan perisai untuk memantapkan pegangan (istiqamah) dalam memelihara hukum berjanggut. Hadits yang dimaksudkan ialah:</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibn Umar ra berkata : Sesiapa yang menyerupai satu satu kaum, maka dia telah tergolong (agama) kaum itu.</p>
<p style="text-align:justify;">H/R Ahmad, Abu Daud dan at Tabrani. Menurut keterangan al-Hafiz al-Iraqi dalam (ÊÎÑíÌ ÇáÇÍíÇÁ) bahwa sanad hadisth ini sahih.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesahihan hadits di atas dapat memberi keyakinan dan penerangan bahawa sesiapa yang meniru atau menjadikan orang-orang jahiliah sama ada dari kalanganYahudi, Nasrani atau Majusi sebagai contoh dan mengenepikan amalan yang telah ditetapkan oleh agama Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w, maka peniru tersebut akan tetap menjadi golongan kafir yang ditiru selagi tidak bertaubat malah akan terus bersama mereka sehinggalah di akhirat. Kesahihan ini dapat dikuat dan dipastikan lagi dengan hadits sahih di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Tiga jenis manusia yang dibenci oleh Allah (antara mereka) ialah penganut Islam yang masih memilih (meniru) perbuatan jahiliah. (HR. al-Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Umar, Nabi Muhammad s.a.w telah bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">Sesiapa yang meniru (menyerupai) seperti mereka (orang-orang bukan Islam) sehingga ia mati, maka ia telah termasuk dalam golongan (mereka sehingga ke akhirat).</p>
<p style="text-align:justify;">Memelihara janggut adalah fitrah Islamiyah yang diamalkan oleh semua nabi-nabi, rasul-rasul a.s, para sahabat dan orang-orang yang soleh. Pengertian fitrah Islamiyah boleh difahami dari apa yang telah dijelaskan oleh Imam as Suyuti di dalam kitabnya:</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaik-baik pengertian tentang fitrah boleh dikatakan bahwa ia adalah perbuatan mulia dipilih dan dilakukan oleh para nabi-nabi dan dipersetujui oleh syara sehingga menjadi seperti satu kemestian ke atasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sirah atau sejarah semua rasul-rasul dan nabi-nabi sehinggalah ke sirah Nabi Muhammad s.a.w serta tarikh semua para sahabat terutama Khulafa ar Rasyidin telah didedahkan kepada kita bahawa mereka semua didapati memelihara janggut kerana mengimani dan mentaati setiap perintah agama dan berpegang kepada fitrah yang diturunkan kepada rasul yang diutus untuk mendidik dan menunjukkan mereka jalan kebenaran. Mereka yakin hanya dengan mentaati Nabi atau Rasulullah s.a.w dalam semua aspek akan berjaya di dunia dan di akhirat. Antara kisah nabi yang terdapat di dalam al-Quran yang disebut dengan janggut ialah kisah Nabi Harun sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;">Harun menjawab : Hai putera ibuku, janganlah kamu pegang janggutku dan jangan pula kepalaku. (QS. At. taha, 20:94).</p>
<p style="text-align:justify;">Para Isteri Nabi Muhammad s.a.w juga suka melihat Nabi berjanggut sehingga ada yang meletakkan minyak wangi di janggut dan jambang Nabi. Sebagaimana hadist sahih di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Aisyah Ummul Mukminin berkata : Aku mewangikan Nabi s.a.w dengan sebaik-baik wangi-wangian pada rambut dan janggutnya. Muttafiq alaihi.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Anas bin Malik : Janggut Nabi s.a.w didapati lebat dari sini ke sini, maka diletakkan kedua tangannya di pipinya. (HR. Ibn Asyakir (dalam Tarikhnya)).</p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam kitab (ÝÊÍ ÇáÈÇÑí) Jld. 10, M/s. 335, terdapat teks yang ditulis:</p>
<p style="text-align:justify;">Memelihara janggut adalah kesan peninggalan yang diwariskan oleh (Nabi) Ibrahim alaihissalam wa ala nabiyina as salatu wassalam sebagaimana dia mewariskan (wajibnya) janggut maka begitu juga (wajibnya) berkhatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Jabir berkata : Sesungguhnya Rasulullah lebat janggutnya. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Muamar berkata : Kami bertanya kepada Khabbab, adakah Rasulullah s.a.w membaca (al-Quran) di waktu Zuhur dan Asar? Beliau berkata : Ya! Kami bertanya, dari mana engkau tahu? Beliau menjawab : Dengan bergerak-geraknya janggut baginda. (HR. al Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Jabir berkata : Kebiasaannya Rasulullah s.a.w apabila bersikat dimulakan pada rambutnya kemudian pada janggutnya. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Umar berkata : Sesungguhnya Rasulullah s.a.w lebat janggutnya, di riwayat yang lain tebal janggutnya dan di lain riwayat pula subur janggutnya. (HR. At Turmizi).</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Anas bin Malik berkata : Sesungguhnya Rasulullah s.a.w apabila berwuduk meletakkan tapak tangannya yang berair ke bawah dagunya dan diratakan (air) di janggutnya. Beliau bersabda : Beginilah aku disuruh oleh Tuhanku. (HR. Abu Daud).</p>
<p style="text-align:justify;">Terdapat pada janggut (Nabi s.a.w) janggut yang putih. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak kelihatan uban di janggutnya kecuali sedikit. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Rambut yang putih (uban) di kepala dan di janggut (Nabi Muhammad s.a.w) tidak melebihi dua puluh helai. (HR. al-Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Semua Para Sahabat r.a Berjanggut</p>
<p style="text-align:justify;">Melalui keterangan yang diperolehi dari hadith sahih, athar dan sirah (sejarah para sahabat) terbukti tidak seorangpun dari kalangan para sahabat yang mencukur janggut mereka dan tidak seorangpun yang menghalalkan perbuatan mencukur janggut. Ini terbukti karena didapati keseluruhan para sahabat berjanggut. Sebagaimana keterangan dari hadith-hadith di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Didapati Abu Bakar lebat janggutnya, Usman jarang (tidak lebat) janggutnya tetapi panjang, dan Ali tebal janggutnya. (HR. Turmizi).</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata al-Bukhari : Ibn Umar menipiskan misainya sehingga kelihatan kulitnya yang putih dan memelihara janggut dan jambangnya. Lihat: Fathulbari, jild 10, m/s 334.</p>
<p style="text-align:justify;">Semasa Ibn Umar mengerjakan haji atau umrah, beliau menggenggam janggutnya, mana yang lebih (dari genggamannya) dipotong. (HR. al-Bukhari).</p>
<p style="text-align:justify;">Hadist-hadist di atas bukan saja menjelaskan suatu contoh perbuatan Nabi Muhammad, para nabi sebelum baginda dan juga para sahabat yang semua mereka memelihara janggut. Malah hadist-hadist di atas juga merupakan lanjutan yang berupa suruhan dari nabi-nabi dan rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad s.a.w.</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi Muhammad s.a.w meneruskan suruhan (lanjutan) tersebut ke atas orang-orang yang beriman supaya memelihara janggut mereka. Anehnya, dalam hal suruhan yang nyata ini dirasakan sukar difahami oleh segolongan para mufti, kadi, imam, ustaz dan alim ulama yang bertibaran di negara ini. Apakah mereka tidak pernah terjumpa (terbaca) walaupun sepotong dari beberapa hadist-hadist sahih sebagaimana yang tercatit di atas yang mewajibkan memelihara janggut sehingga mereka tidak sudi memeliharanya? Jika sekiranya mereka telah terbaca salah satu dari hadith-hadith tersebut mengapa pula tidak mahu menerima dan mentaatinya? Apakah mereka merupakan ulama buta, tuli, pekak dan bisu sehingga tidak dapat melihat, memahami, mengetahui dan menyampaikan sebegitu banyaknya hadith-hadith sahih yang memperkatakan tentang janggut? Mengapa pula suruhan dan larangan syara sebagaimana yang terdapat di dalam firman Allah di bawah ini tidak mereka sedari?:</p>
<p style="text-align:justify;">Dan apa yang disampaikan oleh Rasul maka hendaklah kamu ambil (patuhi) dan apa yang ditegah kamu (dari melakukannya) maka hendaklah kamu tinggalkan. (QS. Al-Hasyr, 59:7).</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat di atas memberi penekanan agar setiap orang-orang yang beriman bersikap patuh (taat), sama ada patuh dengan cara melaksanakan segala apa yang disuruh oleh Allah dan RasulNya atau patuh dengan cara meninggalkan segala apa yang telah dilarang atau diharamkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang beriman tidak boleh mencontohi sikap Iblis yang enggan mematuhi suruhan Allah s.w.t apabila diarah supaya sujud kepada Nabi Adam a.s. Iblis dilaknat kerana mengingkari satu suruhan Allah. Keengganan mematuhi suruhan Rasulullah s.a.w samalah seperti mengingkari suruhan Allah kerana mentaati Rasulullah adalah asas mentaati Allah, maka mereka yang tidak mahu mematuhi arau mentaati suruhan Rasulullah s.aw yang diulang berkali-kali supaya memelihara janggut dan jambang dengan alasan berjanggut itu tidak kacak, selekeh, kelihatan comot dan sebagainya. Maka keingkaran dan alasan seperti ini ditakuti menyerupai alasan Iblis dan petanda yang mereka telah mewarisi sikap Iblis yang bongkak, biadab, bangga diri dan akhirnya ia dikekalkan di nereka hanya lantaran tidak mau mematuhi satu-satunya suruhan Allah s.w.t iaitu sujud kepada bapa sekalian manusia..</p>
<p style="text-align:justify;">Mentaati Allah dan Rasulnya dalam setiap aspek adalah bukti kukuh yang menandakan seseorang itu benar-benar mencintai Allah s.w.t dan RasulNya, kerana syarat untuk mencintai Allah dan RasulNya ialah ketaatan. Sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;">Katakanlah jika kamu (benar-benar)mencintai Allah, ikutlah aku, nescaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. (QS. Ali Imran, 3:31).</p>
<p style="text-align:justify;">Cinta perlukan pembuktian walaupun dalam hal atau perkara yang kecil dan dianggap remeh. Sikap orang-orang yang beriman apabila mengetahui bahawa Allah dan RasulNya telah menetapkan sesuatu hukum dan menyeru mereka supaya mematuhinya, maka oleh kerana cinta mereka yang bersangatan terhadap Allah dan Rasulnya maka mereka akan mematuhinya tanpa banyak persoalan. Kepatuhan mereka adalah benar-benar didorong oleh rasa cinta kepada Allah dan RasulNya sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya jawaban orang-orang yang beriman apabila mereka diseru kepada Allah dan RasulNya agar menghukum di antara mereka, ucapan mereka ialah : Kami mendengar dan kami patuh. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. An Nuur, 24:51).</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang beriman akan mentaati segala suruhan Allah dan RasulNya walaupun sekecil-kecilnya kerana mereka mengimani bahawa suruhan Allah SWT wajib dipatuhui. Mereka menyedari jika suruhan yang kecil dan mudah tidak mampu dilaksanakan tentunya yang besar-besar akan ditinggalkan. Malah orang yang beriman akan sentiasa berpegang teguh dengan suruhan Allah SWT sebagaimana yang terdapat pada ayat di bawah ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kepada Rasul(Nya) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahawa sesungguhnya kewajipan Rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (QS.Al Maaidah, 5:92).</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul, melainkan untuk ditaati dengan izin Allah. (QS. An Nisaa 4:64).</p>
<p style="text-align:justify;">Ayat-ayat di atas merupakan suruhan agar kita mengambil (mentaati suruhan yang berupa setiap apa) yang didatangkan (yang berupa perintah) dari Allah dan RasulNya kemudian meninggalkan semua yang ditegah (dilarang atau diharamkan) serta melaksanakan semampu mungkin setiap suruhan terutamanya yang nyata wajibnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah dan RasulNya tidak meridhai perbuatan orang-orang kafir, oleh sebab itu melaknat siapapun dari kalangan orang Islam yang meniru cari mereka yang tidak diridhai oleh Allah dan RasulNya seperti perbuatan mencukur janggut kemudian memelihara misai mereka sahaja. Orang-orang yang menyedari bahawa perbuatannya yang suka meniru perbuatan orang-orang kafir itu dibenci, dilaknat dan tidak diridhai oleh Allah dan RasulNya tetapi mereka masih meneruskan perbuatan tersebut dan menyukainya, maka ingatlah Allah telah mengancam orang-orang seperti ini dengan firmanNya:</p>
<p style="text-align:justify;">Yang demikian itu adalah kerana sesungguhnya mereka mengikuti (apa yang menimbulkan) kemurkaan Allah dan (kerana) membenci keridhaanNya, sebab itu Allah menghapuskan (pahala) amal-amal mereka. (QS. Muhammad, 47:28).</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi menegah orang-orang yang beriman dari mencukur janggut dan jambang mereka malah berkali-kali menyuruh memeliharanya dengan berbagai-bagai ungkapan agar dapat difahami dan diterima oleh umatnya. Apakah benar seseorang itu mencintai Allah dan RasulNya jika perkara yang paling mudah dan tidak mengeluarkan modal ini mereka abaikan dan tidak memperdulikannya langsung? Apakah mereka tidak mampu untuk memahami suruhan Nabi Muhammad s.a.w dan tidak mahu mentaatinya? Suri tauladan dari siapakah yang sewajarnya ditiru oleh orang-orang yang beriman? Apakah lebih berbangga dan menyenangi contoh yang ditiru dari Yahudi, Nasrani atau Majusi yang ditegah dari menirunya? Atau mencintai contoh dari Rasul utusan Allah, contoh dari para sahabat baginda dan contoh dari orang-orang soleh yang dibanggakan oleh setiap orang yang beriman apabila dapat mematuhi dan mentaati contoh tersebut? Contoh yang terbaik dan selayaknya dibanggakan hanyalah contoh yang ada pada diri Rasulullah s.a.w sebagaimana firman Allah:</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang-orang yang mengharapkan (rahmat) Allah (dan kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak mengingati Allah. (QS. Al Ahzab, 33:21).</p>
<p style="text-align:justify;">Maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ibrahim, 14:36).</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata as-Syeikh Ismail al-Ansari dalam memperkatakan hadist (athar) dari Ibn Umar r.a:</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak syak lagi bahawa kata-kata Rasulullah s.a.w dan perbuatannya lebih berhak dan utama dipatuhi daripada kata-kata selain dari baginda, tidak kira siapapun orang itu. (Lihat: ÊÍÑíã ÍáÞ ÇááÍì . ááÚÇÕãì m/s 6. Muhammad Ahmad bin Ismail )</p>
<p style="text-align:justify;">Mencintai Nabi Muhammad s.a.w dan sunnahnya ialah dengan cara mencontohi segala suri teladan dan amalannya, mentaati seruannya dan mematuhi segala suruhannya sedaya mungkin. Berjanggut atau berjambang adalah suri teladan, suruhan dan amalan yang berupa sunnah para rasul, para nabi, para sahabat dan orang-orang soleh sejak dahulu kala sehinggalah ke hari kiamat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/359/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=359&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/05/07/hukum-memelihara-janggut-jambang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Foto-Foto Dea Imut Yang Digosipkan Beradegan Mesum</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/foto-foto-dea-imut-yang-digosipkan-beradegan-mesum/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/foto-foto-dea-imut-yang-digosipkan-beradegan-mesum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 05:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari terakhir mantan artis cilik yang bernama Dea Imut diterpa gosip tentang adegan mesum dengan produsernya dan telah beredar secara luas di internet berkat peran para blogger-blogger iseng baik yang benar-benar menyebarkan video mesum Dea Imut tersebut atau sekedar menulis judul tentang gosip tersebut, bahkan yang tidak menulis tentang video mesum Dea Imut pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=352&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-348" title="dead" src="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dead.jpg?w=150&#038;h=201" alt="dead" width="150" height="201" />Beberapa hari terakhir mantan artis cilik yang bernama Dea Imut diterpa gosip tentang adegan mesum dengan produsernya dan telah beredar secara luas di internet berkat peran para blogger-blogger iseng baik yang benar-benar menyebarkan video mesum Dea Imut tersebut atau sekedar menulis judul tentang gosip tersebut, bahkan yang tidak menulis tentang video mesum Dea Imut pun menggunakan keyword Dea Imut ato video 3gp Dhea Imut, video mesum Dea Imut…<span id="more-352"></span></p>
<p>Menanggapi berita tersebut, ibu Dea Imut sampai-sampai menggundang pakar telematika Roy Suryo untuk melacak kebenaran ato mungkin ingin meminta penjelasan akan kebenaran video mesum Dea Imut tersebut dengan Om Roy   ato mungkin juga hanya ingin bertanya ato belajar bagaimana caranya mengetahui kebenaran tentang video mesum Dea Imut tersebut dengan Om Roy  . Hasilnya….belum ada khabar ? ato mungkin Om Roy masih memerlukan waktu untuk menganalisa dan lain sebagainya dengan menggunakan peralatan yang cukup canggih…</p>
<p>Bagi yang belum pernah melihat, dan ingin mengetahui bagaimana wajah Dea Imut yang digosipkan beradegan mesum dengan produsernya… nih liat foto-foto Dea Imut…   …  ( secara pribadi saya tidak percaya tentang video mesum tersebut lho…  )</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-349" title="dhea-imut" src="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea-imut.jpg?w=175&#038;h=249" alt="dhea-imut" width="175" height="249" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-350" title="dhea-imut2" src="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea-imut2.jpg?w=180&#038;h=292" alt="dhea-imut2" width="180" height="292" /></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-351" title="dhea_imut-212x300" src="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea_imut-212x300.jpg?w=212&#038;h=300" alt="dhea_imut-212x300" width="212" height="300" /></p>
<p>Nah kalo anda ternyata masih penasaran dengan adegan mesumnya dea imut coba aja anda klik disini&#8230;..<a href="http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kiat-membuang-pikiran-kotor/">video mesum dhea imut</a><br />
Tapi persiapkan hati dan mental anda&#8230;&#8230;.dan anda bisa menilai apakah benar itu dea imut atau bukan&#8230;..? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <a>laugh</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=352&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/foto-foto-dea-imut-yang-digosipkan-beradegan-mesum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dead.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dead</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea-imut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhea-imut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea-imut2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhea-imut2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://penyejukhatiku.files.wordpress.com/2009/03/dhea_imut-212x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dhea_imut-212x300</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memperingati_Maulud_Nabi</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/memperingati_maulud_nabi/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/memperingati_maulud_nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 03:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[bid'ah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[klik aja disini nih<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=340&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/id_Mempering_ati_Maulud_Nabi.pdf"><em>klik aja disini nih</em></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/340/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=340&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/09/memperingati_maulud_nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Menakjubkan Air Putih</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/manfaat-menakjubkan-air-putih/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/manfaat-menakjubkan-air-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 12:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[manfaat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Penyusun: Ummu Salamah Assalamua’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Ukhtiy Habiibatii. Pada edisi perdana kali ini, kita akan ’sharing’ masalah air putih. Mungkin ukhtiy banyak yang belum tahu arti penting mengkonsumsi cukup air putih setiap harinya atau sudah tahu tapi malas memenuhi jumlah takarannya dengan berbagai alasan, sebut salah satunya ‘takut keseringan buang air kecil, repot!’. Iya kan??? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=337&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Penyusun: Ummu Salamah</p>
<p>Assalamua’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh<br />
Ukhtiy Habiibatii. Pada edisi perdana kali ini, kita akan ’sharing’ masalah air putih. Mungkin ukhtiy banyak yang belum tahu arti penting mengkonsumsi cukup air putih setiap harinya atau sudah tahu tapi malas memenuhi jumlah takarannya dengan berbagai alasan, sebut salah satunya ‘takut keseringan buang air kecil, repot!’. Iya kan??? Ayo, tunjuk diri…<span id="more-337"></span></p>
<p>Kalau begitu bagaimana prosesnya, air putih yang sederhana bisa berubah menjadi begitu berharga?</p>
<p>Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.</p>
<p>Kurang Air, Bahaya Bagi Darah</p>
<p>Jika Ukhtiy mengkonsumsi kurang dari 8 gelas, efeknya secara keseluruhan memang tidak terasa. Tapi sebagai konsekuensi, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Di antaranya dari darah. Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.</p>
<p>Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus, sehingga jika harus menyaring darah yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis.</p>
<p>Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!</p>
<p>10 Manfaat Air Putih</p>
<p>1. Memperlancar sistem pencernaan</p>
<p>Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.</p>
<p>2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.</p>
<p>3. Perawatan kecantikan</p>
<p>Bila Ukhtiy kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.</p>
<p>Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh hares benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 &#8211; 10 gelas sehari.</p>
<p>4. Untuk kesuburan</p>
<p>Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.</p>
<p>Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi (astagfirulloh!) harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…</p>
<p>5. Menyehatkan jantung</p>
<p>Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dll.</p>
<p>Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.</p>
<p>6. Sebagai obat stroke</p>
<p>Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran.</p>
<p>Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.</p>
<p>7. Efek relaksasi</p>
<p>Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.</p>
<p>Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika Ukhtiy punya shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Oh ya, shower di rumah juga menghasilkan ion negatif.</p>
<p>8. Menguruskan badan</p>
<p>Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.</p>
<p>9. Tubuh lebih bugar</p>
<p>Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Ukhtiy mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.</p>
<p>Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 &#8211; 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dll), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup dll. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.</p>
<p>Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 &#8211; 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 &#8211; 90 % bobot tinja atau sekitar 50 &#8211; 60 ml air sehari.</p>
<p>Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitamya.</p>
<p>Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.</p>
<p>Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!</p>
<p>Jika kuliah di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.</p>
<p>Subhannalloh ternyata banyak ya, manfaatnya.<br />
Seperti Motto salah satu minuman prebiotik (tapi versi ini ada revisinya). Berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? Saya minum 4/5/6/7/8/9/10. Jawabannya silhkan Ukhtiy tentukan…</p>
<p>Maroji’: www.medscore.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/337/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=337&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/manfaat-menakjubkan-air-putih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wanita yang Aduannya Didengar Allah dari Langit Ketujuh</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/wanita-yang-aduannya-didengar-allah-dari-langit-ketujuh/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/wanita-yang-aduannya-didengar-allah-dari-langit-ketujuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 12:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[benteng kolbu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Penyusun: Ummu Sufyan Beliau adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa’labah Ghanam bin Auf. Suaminya adalah saudara dari Ubadah bin Shamit, yaitu Aus bin Shamit bin Qais. Aus bin Shamit bin Qais termasuk sahabat Rasulullah yang selalu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan, termasuk perang Badar dan perang Uhud. Anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=334&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyusun: Ummu Sufyan</p>
<p>Beliau adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa’labah Ghanam bin Auf. Suaminya adalah saudara dari Ubadah bin Shamit, yaitu Aus bin Shamit bin Qais. Aus bin Shamit bin Qais termasuk sahabat Rasulullah yang selalu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan, termasuk perang Badar dan perang Uhud. Anak mereka bernama Rabi’.<span id="more-334"></span></p>
<p>Suatu hari, Khaulah binti Tsa’labah mendapati suaminya sedang menghadapi suatu masalah. Masalah tersebut kemudian memicu kemarahannya terhadap Khaulah, sehingga dari mulut Aus terucap perkataan, “Bagiku, engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar dan duduk-duduk bersama orang-orang. Beberapa lama kemudian Aus masuk rumah dan ‘menginginkan’ Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah islam (yaitu dhihaar). Khaulah berkata, “Tidak… jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkan terhadapku sampai Allah dan Rasul-Nya memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”</p>
<p>Kemudian Khaulah keluar menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta fatwa dan berdialog tentang peristiwa tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan dengan urusanmu tersebut… aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.” Sesudah itu Khaulah senantiasa mengangkat kedua tangannya ke langit sedangkan di hatinya tersimpan kesedihan dan kesusahan. Beliau berdo’a, “Ya Allah sesungguhnya aku mengadu tentang peristiwa yang menimpa diriku.” Tiada henti-hentinya wanita ini ini berdo’a hingga suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pingsan sebagaimana biasanya beliau pingsan tatkala menerima wahyu. Kemudian setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sadar, beliau bersabda, “Wahai Khaulah, sungguh Allah telah menurunkan ayat Al-Qur’an tentang dirimu dan suamimu.” kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat…..” sampai firman Allah: “Dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang pedih.” (QS. Al-Mujadalah:1-4)</p>
<p>Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan kepada Khaulah tentang kafarah dhihaar, yaitu memerdekakan budak, jika tidak mampu memerdekakan budak maka berpuasa dua bulan berturut-turut atau jika masih tidak mampu berpuasa maka memberi makan sebanyak enam puluh orang miskin.</p>
<p>Inilah wanita mukminah yang dididik oleh islam, wanita yang telah menghentikan khalifah Umar bin Khaththab saat berjalan untuk memberikan wejangan dan nasehat kepadanya. Dalam sebuah riwayat, Umar berkata, “Demi Allah seandainya beliau tidak menyudahi nasehatnya kepadaku hingga malam hari maka aku tidak akan menyudahinya sehingga beliau selesaikan apa yang dia kehendaki, kecuali jika telah datang waktu shalat maka saya akan mengerjakan shalat kemudian kembali untuk mendengarkannya hingga selesai keperluannya.”</p>
<p>Alangkah bagusnya akhlaq Khaulah, beliau berdiri di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berdialog untuk meminta fatwa, adapun istighatsah dan mengadu tidak ditujukan melainkan hanya kepada Allah Ta’ala. Beliau berdo’a tak henti-hentinya dengan penuh harap, penuh dengan kesedihan dan kesusahan serta penyesalan yang mendalam. Sehingga do’anya didengar Allah dari langit ketujuh.</p>
<p>Allah berfirman yang artinya, “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah (berdo’a) kepada–Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min: 60)</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya, “Sesungguhnya Rabb kalian Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi itu Maha Malu lagi Maha Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya jika hamba-Nya mengangkat kedua tangannya kepada-Nya untuk mengembalikan keduanya dalam keadaan kosong (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)</p>
<p>Hikmah</p>
<p>Tidak setiap do’a langsung dikabulkan oleh Allah. Ada faktor-faktor yang menyebabkan do’a dikabulkan serta adab-adab dalam berdo’a, diantaranya:<br />
Ikhlash karena Allah semata adalah syarat yang paling utama dan pertama, sebagaimana firman Allah yang artinya, “Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).” (QS. Al-Mu’min: 14)<br />
Mengawali do’a dengan pujian dan sanjungan kepada Allah, diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan diakhiri dengan shalawat lalu tahmid.<br />
Bersungguh-sungguh dalam memanjatkan do’a serta yakin akan dikabulkan. Sebagaimana yang dilakukan oleh Khaulah binti Tsa’labah radhiyallahu ‘anha.<br />
Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdo’a, tidak terburu-buru serta khusyu’ dalam berdo’a.<br />
Tidak boleh berdo’a dan memohon sesuatu kecuali hanya kepada Allah semata.<br />
Serta hal-hal lain yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>Selain hal-hal di atas, agar do’a kita terkabul maka hendaknya kita perhatikan waktu, keadaan, dan tempat ketika kita berdo’a. Disyari’atkan untuk berdo’a pada waktu, keadaan dan tempat yang mustajab untuk berdo’a. Ketiga hal tersebut merupakan faktor yang penting bagi terkabulnya do’a. Diantara waktu-waktu yang mustajab tersebut adalah:<br />
Malam Lailatul qadar.<br />
Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.<br />
Akhir setiap shalat wajib sebelum salam.<br />
Waktu di antara adzan dan iqomah.<br />
Pada saat turun hujan.<br />
Serta waktu, keadaan, dan tempat lainnya yang telah diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>Semoga Allah memberikan kita taufiq agar kita semakin bersemangat dan memperbanyak do’a kepada Allah atas segala hajat dan masalah kita. Saudariku, jangan sekali pun kita berdo’a kepada selain-Nya karena tiada Dzat yang berhak untuk diibadahi selain Allah Subhanahu wa Ta’ala dan janganlah kita berputus asa ketika do’a kita belum dikabulkan oleh Allah. Wallahu Ta’ala a’lam.</p>
<p>Maraji’:<br />
Wanita-wanita Teladan di Masa Rasulullah (Pustaka At-Tibyan)<br />
Do’a dan Wirid (Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz &#8211; Pustaka Imam Syafi’i)</p>
<p>***</p>
<p>Artikel www.muslimah.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/334/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/334/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=334&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/wanita-yang-aduannya-didengar-allah-dari-langit-ketujuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Mahar Paling Mulia</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kisah-mahar-paling-mulia/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kisah-mahar-paling-mulia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 12:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[benteng kolbu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Penyusun: Ummu Ishaq Sejarah telah berbicara tentang berbagai kisah yang bisa kita jadikan pelajaran dalam menapaki kehidupan. Sejarah pun mencatat perjalanan hidup para wanita muslimah yang teguh dan setia di atas keislamannya. Mereka adalah wanita yang kisahnya terukir di hati orang-orang beriman yang keterikatan hati mereka kepada Islam lebih kuat daripada keterikatan hatinya terhadap kenikmatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=331&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyusun: Ummu Ishaq</p>
<p>Sejarah telah berbicara tentang berbagai kisah yang bisa kita jadikan pelajaran dalam menapaki kehidupan. Sejarah pun mencatat perjalanan hidup para wanita muslimah yang teguh dan setia di atas keislamannya. Mereka adalah wanita yang kisahnya terukir di hati orang-orang beriman yang keterikatan hati mereka kepada Islam lebih kuat daripada keterikatan hatinya terhadap kenikmatan dunia. Salah satu diantara mereka adalah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Najar Al-Anshariyah Al-Khazrajiyah. Beliau dikenal dengan nama Ummu Sulaim.<br />
<span id="more-331"></span>Siapakah Ummu Sulaim ?</p>
<p>Ummu Sulaim adalah ibunda Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terkenal keilmuannya dalam masalah agama. Selain itu, Ummu Sulaim adalah salah seorang wanita muslimah yang dikabarkan masuk surga oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau termasuk golongan pertama yang masuk Islam dari kalangan Anshar yang telah teruji keimanannya dan konsistensinya di dalam Islam. Kemarahan suaminya yang masih kafir tidak menjadikannya gentar dalam mempertahankan aqidahnya. Keteguhannya di atas kebenaran menghasilkan kepergian suaminya dari sisinya. Namun, kesendiriannya mempertahankan keimanan bersama seorang putranya justru berbuah kesabaran sehingga keduanya menjadi bahan pembicaraan orang yang takjub dan bangga dengan ketabahannya.</p>
<p>Dan, apakah kalian tahu wahai saudariku???</p>
<p>Kesabaran dan ketabahan Ummu Sulaim telah menyemikan perasaan cinta di hati Abu Thalhah yang saat itu masih kafir. Abu Thalhah memberanikan diri untuk melamar beliau dengan tawaran mahar yang tinggi. Namun, Ummu Sulaim menyatakan ketidaktertarikannya terhadap gemerlapnya pesona dunia yang ditawarkan kehadapannya. Di dalam sebuah riwayat yang sanadnya shahih dan memiliki banyak jalan, terdapat pernyataan beliau bahwa ketika itu beliau berkata, “Demi Allah, orang seperti anda tidak layak untuk ditolak, hanya saja engkau adalah orang kafir, sedangkan aku adalah seorang muslimah sehingga tidak halal untuk menikah denganmu. Jika kamu mau masuk Islam maka itulah mahar bagiku dan aku tidak meminta selain dari itu.” (HR. An-Nasa’i VI/114, Al Ishabah VIII/243 dan Al-Hilyah II/59 dan 60). Akhirnya menikahlah Ummu Sulaim dengan Abu Thalhah dengan mahar yang teramat mulia, yaitu Islam.</p>
<p>Kisah ini menjadi pelajaran bahwa mahar sebagai pemberian yang diberikan kepada istri berupa harta atau selainnya dengan sebab pernikahan tidak selalu identik dengan uang, emas, atau segala sesuatu yang bersifat keduniaan. Namun, mahar bisa berupa apapun yang bernilai dan diridhai istri selama bukan perkara yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesuatu yang perlu kalian tahu wahai saudariku, berdasarkan hadits dari Anas yang diriwayatkan oleh Tsabit bahwa Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda, “Aku belum pernah mendengar seorang wanita pun yang lebih mulia maharnya dari Ummu Sulaim karena maharnya adalah Islam.” (Sunan Nasa’i VI/114).</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang kita untuk bermahal-mahal dalam mahar, diantaranya dalam sabda beliau adalah: “Di antara kebaikan wanita ialah memudahkan maharnya dan memudahkan rahimnya.” (HR. Ahmad) dan “Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya.” (HR. Abu Dawud)</p>
<p>Demikianlah saudariku muslimah…<br />
Semoga kisah ini menjadi sesuatu yang berarti dalam kehidupan kita dan menjadi jalan untuk meluruskan pandangan kita yang mungkin keliru dalam memaknai mahar. Selain itu, semoga kisah ini menjadi salah satu motivator kita untuk lebih konsisten dengan keislaman kita. Wallahu Waliyyuttaufiq.</p>
<p>Maraji:<br />
Panduan Lengkap Nikah dari “A” sampai “Z” (Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin ‘Abdir Razzaq),<br />
Wanita-wanita Teladan Di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Mahmud Mahdi Al Istanbuli dan Musthafa Abu An Nashr Asy Syalabi)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/331/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=331&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kisah-mahar-paling-mulia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Membuang Pikiran Kotor</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kiat-membuang-pikiran-kotor/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kiat-membuang-pikiran-kotor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 11:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal berikut: Pertama, Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=328&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal<br />
berikut:</p>
<p>Pertama,<br />
Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.<br />
<span id="more-328"></span>Kedua,<br />
Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.</p>
<p>Ketiga,<br />
Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.</p>
<p>Keempat,<br />
Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.</p>
<p>Kelima,<br />
Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.</p>
<p>Keenam,<br />
Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis, wallahu a’lam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/328/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=328&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kiat-membuang-pikiran-kotor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dapurku Surgaku</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/dapurku-surgaku/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/dapurku-surgaku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 10:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Ummu Rumman Azzahra Muroja’ah: Ustadz Nurkholis, Lc. “Ukh, bingung nih mau masak apa buat suami. Ibu saya tadi datang bawa terong, tapi sayang bingung, terongnya harus diapain. Emang terong bisa dimasak apa aja sih, Ukh? Saya nyesel kenapa nggak dari dulu belajar masak…” Kejadian di atas dialami salah seorang sahabat penulis seminggu pasca-menikah. Berangkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=325&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Penulis: Ummu Rumman Azzahra</p>
<p style="text-align:justify;">Muroja’ah: Ustadz Nurkholis, Lc.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ukh, bingung nih mau masak apa buat suami. Ibu saya tadi datang bawa terong, tapi sayang bingung, terongnya harus diapain. Emang terong bisa dimasak apa aja sih, Ukh? Saya nyesel kenapa nggak dari dulu belajar masak…”<span id="more-325"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kejadian di atas dialami salah seorang sahabat penulis seminggu pasca-menikah. Berangkat dari kejadian tersebut, penulis merasa perlu berbagi pengalaman bahwa memasak ternyata punya peran tersendiri dalam sebuah rumah tangga. Mungkin kejadian di atas tidak perlu membuahkan masalah jika si istri ternyata piawai dalam hal masak-memasak. Namun, bagaimana dengan mereka yang mengenal bumbu dapur saja tidak bisa?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pentingkah Memasak?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Memasak merupakan aktivitas yang banyak dilakoni oleh para wanita sejak turun temurun. Meski sekarang tidak sedikit pula laki-laki yang handal memasak, namun dalam kehidupan rumah tangga, memasak tetap harus diperani oleh wanita. Sekilas kita lihat aktivitas ini mungkin sangat remeh-temeh. Tetapi pada prakteknya tidak akan semudah itu. Orang yang mengaku bisa masak pun terkadang suka dihampiri rasa tak percaya diri ketika masakannya harus dicicipi orang lain. Maka tidak heran jika para pengamat seni menempatkan masakan sebagai karya seni yang paling berharga di antara semua karya seni lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pentingnya memasak hingga tak jarang kita jumpai banyak orang yang terkagum-kagum dengan seseorang yang menguasai bidang ini. Pun seorang istri yang pintar masak. Dengan keahliannya tersebut akan membuat suaminya betah di rumah dan malas membeli makan di luar. Masakan yang enak bisa menjadi salah satu perekat cinta seorang suami kepada istrinya. Bahkan memasak untuk menyenangkan suami bisa menjadi ladang pahala jika diniatkan untuk ibadah kepada Allah. Karena salah satu ciri istri shalihah adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi semua hal yang disukai suaminya selama tidak dalam bermaksiat kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Memasak Sebagai Ladang Pahala</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saudariku –yang semoga senantiasa dirahmati Allah- apakah kalian menyadari bahwa kegiatan memasak ini ternyata bisa sekaligus menjadi kegiatan ibadah? Sebagai seorang muslimah kita diamanahkan untuk bertanggung jawab atas rumah kita dan menyiapkan makanan kepada semua orang yang ada di dalamnya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya. Penguasa adalah pemimpin, seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya, wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anak-anaknya. Jadi, setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya.” (HR. Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu tidak ada salahnya bagi seorang muslimah untuk menyiapkan santapan bagi keluarganya sebaik mungkin, demi melayani hamba-hamba Allah yang shalih, semisal suami, anak-anak, orang tua, dan semua orang yang ikut menikmati masakan yang kita masak. Dengan begitu, seorang muslimah akan ikut mengecap pahala yang Allah berikan kepada mereka, di mana sebenarnya kita sudah ikut membantu amal perbuatan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Memasak tidak hanya sekedar kegiatan meramu bumbu dan bahan makanan hingga terciptalah masakan lezat yang siap santap. Namun memasak juga bisa menjadi media kita untuk memikirkan dan mensyukuri semua nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Jika kita cermati, semuanya adalah rezeki yang telah Allah tentukan kepada kita. Karunia tersebut terlimpah dengan begitu mudah kepada kita setelah melalui proses campur tangan banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita perhatikan saja sayur-sayuran yang kita santap. Akan kita dapati bahwa di sana ada yang menanaminya, ada yang mengumpulkan panennya, ada penjualnya, serta masih banyak lagi manusia yang berperan di dalamnya. Mereka dijadikan oleh Allah untuk melayani kita dan anggota keluarga kita. Padahal pada hakikatnya Allah-lah yang menanam dan menghidupkan sayuran tersebut sebagaimana firman-Nya, yang artinya,</p>
<p style="text-align:justify;">“Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam? Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?” (Qs. Al Waqi’ah: 63-64)</p>
<p style="text-align:justify;">Begitupun dengan nikmat yang lain yang banyak kita jumpai di meja makan kita. Allah berfirman mengenai hal ini, yang artinya,</p>
<p style="text-align:justify;">“Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen. Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang tersusun-susun, (sebagai) rezeki bagi hamba-hamba Kami……” (Qs. Qaf: 9-11)</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun dalam memasak, hendaklah kita usahakan memasak berdasarkan apa yang menjadi kesukaan suami dan anak-anak serta keluarga kita. Ini semua dilakukan dengan harapan dapat membuat suami dan keluarga bahagia, demi wujud ketaatan kita kepada Allah. Cobalah tanyakan kepada mereka makanan apa saja yang mereka sukai, jika cara tersebut bisa menyenangkan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang kita dapati seorang suami ternyata lebih pintar memasak daripada istrinya. Jika hal ini yang kita alami, janganlah merasa malu untuk belajar dari suami kita. Kita juga bisa menggunakan momen memasak bersama sebagai kesempatan untuk bercengkrama dengan suami sehingga terciptalah suasana kemesraan yang akan menambah rasa cinta di hati masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mari Memulainya dari Dapur</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saudariku, sebagai seorang muslimah yang ingin selalu meraih ridha Allah di setiap kesempatan, maka kita bisa memanfaatkan waktu-waktu kita di dapur untuk menjadi sarana mendekatkan diri kita kepada-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini hikmah-hikmah yang bisa kita gali dari aktivitas memasak kita sehari-hari:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Saat masakan kita telah matang</strong>, maka hadirkanlah dalam benak kita betapa Allah telah menganugerahkan kepada kita nikmat untuk bisa menyelesaikan pekerjaan kita.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.Saat memasak</strong>, cobalah untuk mengingat bahwa di luar sana masih banyak dapur-dapur yang tidak mengepul. Alangkah indahnya jika kita biasakan untuk selalu mengingat nasib fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan yang ada di lingkungan tempat tinggal kita. Jika memungkinkan, kita bisa menyisakan sedikit dari jatah makan kita untuk mereka sebagai bentuk kepedulian kita terhadap mereka. <strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Ketika mencium aroma sedap masakan kita, </strong>saat itu ingatlah tetangga kita. Sebab bisa jadi tetangga kita juga turut mencium aroma masakan tersebut. Akan lebih baik lagi jika kita menghadiahkan sebagian masakan tersebut kepada mereka, khususnya untuk masakan-masakan spesial yang kita masak. Dengan hal ini akan mengakibatkan tumbuhnya rasa cinta, saling menghargai dan memperbaiki hubungan tetangga.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Dampak yang bisa kita peroleh dari sini adalah tetangga kita akan menghormati dakwah ini. Inilah di antara sarana yang paling sukses dan paling sederhana untuk memperkuat tali hubungan sosial dan menyuburkan sensitivitas perasaan hati kita. Bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaklah kalian saling memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)</p>
<p style="text-align:justify;">5. <strong>Bagi yang sudah memiliki anak</strong>, mulailah untuk membiasakan mereka untuk ikut serta membantu kita memasak. Misalnya bisa dengan mempersiapkan bahan-bahan memasak, sehingga mereka benar-benar terampil. Di samping untuk mengenalkan apa-apa yang ada di dapur, hal ini juga untuk membuat mereka turut merasakan beban berat yang kita pikul. Sehingga mereka akan memberi penghormatan dan akan mudah memahami diri kita.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Ketika mengunjungi kerabat dan teman-teman dekat, kita bisa memilih masakan karya kita sendiri sebagai oleh-oleh untuk mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Terakhir, sebelum melakukan kegiatan memasak, ada aktivitas lain yang biasa sering kita lakukan yakni berbelanja di pasar. Bila kita cermati, kegiatan belanja ini bisa kita gunakan sebagai perkenalan dengan para penjual langganan kita. Ini juga sebagai sarana untuk menjalin tali persaudaraan dengan mereka, atau sebagai bentuk interaksi kita dengan masyarakat, dengan catatan kita tetap harus memperhatikan adab-adab berinteraksi dengan penjual. Kesempatan ini bisa pula menjadi sarana dakwah kita kepada mereka. Di sela-sela interaksi dengan mereka, kita dapat mengenalkan hal-hal yang halal dan haram dalam masalah jual beli, dan hal-hal lain yang mungkin sering dipertanyakan banyak orang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mulailah Belajar</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi sebagian yang lain, memasak mungkin menjadi masalah bagi mereka. Ada beberapa faktor yang membuat seorang muslimah enggan untuk memasak. Salah satunya adalah rasa malas untuk belajar, di samping juga faktor kesibukan di luar rumah serta banyaknya warung makan yang menawarkan jasa catering untuk mereka yang tidak sempat memasak.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika hal tersebut berlangsung terus menerus apakah tidak boros? Bagaimana jika suami atau anak-anak berkeinginan mencoba hasil masakan kita. Apa kita masih akan memilih makanan dari luar terus? Tentu kita tidak ingin seperti itu. Untuk itu, bagi yang belum pintar masak, buanglah rasa malas dan teruslah berlatih. Setelah terbiasa, nanti akan terbukti bahwa memasak itu bukanlah hal yang sulit, apalagi jika diniatkan untuk ibadah.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memasak kita memang akan sedikit repot. Mempersiapkan segala sesuatunya, dari perapian, peralatan sampai bahan, belum nanti jika sudah selesai harus membersihkan atau membereskan semuanya. Agak melelahkan memang. Namun kelelahan itu akan segera berganti kebanggaan dan kebahagiaan ketika suami dan anak-anak kita menyantap masakannya dengan lahap.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, bagaimana saudariku? Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk kita semua, terutama bagi penulis sendiri. Kita memohon pertolongan Allah agar selalu memberi kita kemudahan dalam menunaikan tugas-tugas kita sebagai muslimah. Allahu Ta’ala a’lam.</p>
<p style="text-align:justify;">Maroji’:</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah Kriteria Muslimah Dambaan Pria (terj.), Abu Maryam Majdi bin Fathi As-Sayyid,Pustaka Salafiyyah. Manajemen Istri Shalihah (terj.), Muhammad Husain Isa, Ziyad Books Surakarta.Majalah Nikah vol. 5, No. 11 Edisi Muharram 1428 H.</p>
<p style="text-align:justify;">dikutip dari : <a href="http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/dapurku-surgaku.html">muslimah.or.id</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=325&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/dapurku-surgaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Derajat Hadits Fadhilah Surat Yasin</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 10:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[MUQADDIMAH Kebanyakan kaum muslimin membiasakan membaca surat Yasin, baik pada malam Jum’at, ketika mengawali atau menutup majlis ta’lim, ketika ada atau setelah kematian dan pada acara-acara lain yang mereka anggap penting. Saking seringnya surat Yasin dijadikan bacaan di berbagai pertemuan dan kesempatan, sehingga mengesankan, Al-Qur’an itu hanyalah berisi surat Yasin saja. Dan kebanyakan orang membacanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=322&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MUQADDIMAH</p>
<p>Kebanyakan kaum muslimin membiasakan membaca surat Yasin, baik pada malam Jum’at, ketika mengawali atau menutup majlis ta’lim, ketika ada atau setelah kematian dan pada acara-acara lain yang mereka anggap penting. Saking seringnya surat Yasin dijadikan bacaan di berbagai pertemuan dan kesempatan, sehingga mengesankan, Al-Qur’an itu hanyalah berisi surat Yasin saja. Dan kebanyakan orang membacanya memang karena tergiur oleh fadhilah atau keutamaan surat Yasin dari hadits-hadits yang banyak mereka dengar, atau menurut keterangan dari guru mereka.<span id="more-322"></span></p>
<p>Al-Qur’an yang di wahyukan Allah adalah terdiri dari 30 juz. Semua surat dari Al-Fatihah sampai An-Nas, jelas memiliki keutamaan yang setiap umat Islam wajib mengamalkannya. Oleh karena itu sangat dianjurkan agar umat Islam senantiasa membaca Al-Qur’an. Dan kalau sanggup hendaknya menghatamkan Al-Qur’an setiap pekan sekali, atau sepuluh hari sekali, atau dua puluh hari sekali atau khatam setiap bulan sekali. (Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan lainnya).</p>
<p>Sebelum melanjutkan pembahasan, yang perlu dicamkan dan diingat dari tulisan ini, adalah dengan membahas masalah ini bukan berarti penulis melarang atau mengharamkan membaca surat Yasin.</p>
<p>Sebagaimana surat-surat Al-Qur’an yang lain, surat Yasin juga harus kita baca. Akan tetapi di sini penulis hanya ingin menjelaskan kesalahan mereka yang menyandarkan tentang fadhilah dan keutamaan surat Yasin kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>Selain itu, untuk menegaskan bahwa tidak ada tauladan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Yasin setiap malam Jum’at, setiap memulai atau menutup majlis ilmu, ketika dan setelah kematian dan lain-lain.</p>
<p>Mudah-mudahan keterangan berikut ini tidak membuat patah semangat, tetapi malah memotivasi untuk membaca dan menghafalkan seluruh isi Al-Qur’an serta mengamalkannya.</p>
<p>KELEMAHAN HADITS-HADITS TENTANG FADHILAH SURAT YASIN</p>
<p>Kebanyakan umat Islam membaca surat Yasin karena -sebagaimana dikemukakan di atas- fadhilah dan ganjaran yang disediakan bagi orang yang membacanya. Tetapi, setelah penulis melakukan kajian dan penelitian tentang hadits-hadits yang menerangkan fadhilah surat Yasin, penulis dapati Semuanya Adalah Lemah.</p>
<p>Perlu ditegaskan di sini, jika telah tegak hujjah dan dalil maka kita tidak boleh berdusta atas nama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebab ancamannya adalah Neraka. (Hadits Riwayat Bukhari, Muslim, Ahmad dan lainnya).</p>
<p>HADITS DHA’IF DAN MAUDHU’</p>
<p>Adapun hadits-hadits yang semuanya dha’if (lemah) dan atau maudhu’ (palsu) yang dijadikan dasar tentang fadhilah surat Yasin diantaranya adalah sebagai berikut :</p>
<p>Hadist 1</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin dalam suatu malam, maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya dan siapa yang membaca surat Ad-Dukhan pada malam Jum’at maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya.” (Ibnul Jauzi, Al-Maudhu’at, 1/247).</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>Ibnul Jauzi mengatakan, hadits ini dari semua jalannya adalah batil, tidak ada asalnya. Imam Daruquthni berkata: Muhammad bin Zakaria yang ada dalam sanad hadits ini adalah tukang memalsukan hadits. (Periksa: Al-Maudhu’at, Ibnul Jauzi, I/246-247, Mizanul I’tidal III/549, Lisanul Mizan V/168, Al-Fawaidul Majmua’ah hal. 268 No. 944).</p>
<p>Hadits 2</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin pada malam hari karena mencari keridhaan Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Lemah.</p>
<p>Diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitabnya Mu’jamul Ausath dan As-Shaghir dari Abu Hurairah, tetapi dalam sanadnya ada rawi Aghlab bin Tamim. Kata Imam Bukhari, ia munkarul hadits. Kata Ibnu Ma’in, ia tidak ada apa-apanya (tidak kuat). (Periksa: Mizanul I’tidal I:273-274 dan Lisanul Mizan I : 464-465).</p>
<p>Hadits 3</p>
<p>Artinya: “Siapa yang terus menerus membaca surat Yasin pada setiap malam, kemudian ia mati maka ia mati syahid.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani dalam Mu’jam Shaghir dari Anas, tetapi dalam sanadnya ada Sa’id bin Musa Al-Azdy, ia seorang pendusta dan dituduh oleh Ibnu Hibban sering memalsukan hadits. (Periksa: Tuhfatudz Dzakirin, hal. 340, Mizanul I’tidal II : 159-160, Lisanul Mizan III : 44-45).</p>
<p>Hadits 4</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin pada permulaan siang (pagi hari) maka akan diluluskan semua hajatnya.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Lemah.</p>
<p>Ia diriwayatkan oleh Ad-Darimi dari jalur Al-Walid bin Syuja’. Atha’ bin Abi Rabah, pembawa hadits ini tidak pernah bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebab ia lahir sekitar tahun 24H dan wafat tahun 114H.</p>
<p>(Periksa: Sunan Ad-Darimi 2:457, Misykatul Mashabih, takhrij No. 2177, Mizanul I’tidal III:70 dan Taqribut Tahdzib II:22).</p>
<p>Hadits 5</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca Al-Qur’an dua kali.” (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>(Lihat Dha’if Jamiush Shaghir, No. 5801 oleh Syaikh Al-Albani).</p>
<p>Hadits 6</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca Al-Qur’an sepuluh kali.” (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>(Lihat Dha’if Jami’ush Shagir, No. 5798 oleh Syaikh Al-Albani).</p>
<p>Hadits 7</p>
<p>Artinya: “Sesungguhnya tiap-tiap sesuatu mempunyai hati dan hati (inti) Al-Qur’an itu ialah surat Yasin. Siapa yang membacanya maka Allah akan memberikan pahala bagi bacaannya itu seperti pahala membaca Al-Qur’an sepuluh kali.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (No. 304 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> dan Ad-Darimi 2:456. Di dalamnya terdapat Muqatil bin Sulaiman. Ayah Ibnu Abi Hatim berkata: Aku mendapati hadits ini di awal kitab yang di susun oleh Muqatil bin Sulaiman. Dan ini adalah hadits batil, tidak ada asalnya. (Periksa: Silsilah Hadits Dha’if no. 169, hal. 202-203). Imam Waqi’ berkata: Ia adalah tukang dusta. Kata Imam Nasa’i: Muqatil bin Sulaiman sering dusta.</p>
<p>(Periksa: Mizanul I’tidal IV:173).</p>
<p>Hadits 8</p>
<p>Artinya: “Siapa yang membaca surat Yasin di pagi hari maka akan dimudahkan (untuknya) urusan hari itu sampai sore. Dan siapa yang membacanya di awal malam (sore hari) maka akan dimudahkan urusannya malam itu sampai pagi.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Lemah.</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan Ad-Darimi 2:457 dari jalur Amr bin Zararah. Dalam sanad hadits ini terdapat Syahr bin Hausyab. Kata Ibnu Hajar: Ia banyak memursalkan hadits dan banyak keliru. (Periksa: Taqrib I:355, Mizanul I’tidal II:283).</p>
<p>Hadits 9</p>
<p>Artinya: “Bacakanlah surat Yasin kepada orang yang akan mati di antara kamu.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Lemah.</p>
<p>Diantara yang meriwayatkan hadits ini adalah Ibnu Abi Syaibah (4:74 cet. India), Abu Daud No. 3121. Hadits ini lemah karena Abu Utsman, di antara perawi hadits ini adalah seorang yang majhul (tidak diketahui), demikian pula dengan ayahnya. Hadits ini juga mudtharib (goncang sanadnya/tidak jelas).</p>
<p>Hadits 10</p>
<p>Artinya: “Tidak seorang pun akan mati, lalu dibacakan Yasin di sisinya (maksudnya sedang naza’) melainkan Allah akan memudahkan (kematian itu) atasnya.”</p>
<p>Keterangan: Hadits ini Palsu.</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam kitab Akhbaru Ashbahan I :188. Dalam sanad hadits ini terdapat Marwan bin Salim Al Jazari. Imam Ahmad dan Nasa’i berkata, ia tidak bisa dipercaya. Imam Bukhari, Muslim dan Abu Hatim berkata, ia munkarul hadits. Kata Abu ‘Arubah Al Harrani, ia sering memalsukan hadits. (Periksa: Mizanul I’tidal IV : 90-91).</p>
<p>PENJELASAN</p>
<p>Abdullah bin Mubarak berkata: Aku berat sangka bahwa orang-orang zindiq (yang pura-pura Islam) itulah yang telah membuat riwayat-riwayat itu (hadits-hadits tentang fadhilah surat-surat tertentu). Dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: Semua hadits yang mengatakan, barangsiapa membaca surat ini akan diberikan ganjaran begini dan begitu SEMUA HADITS TENTANG ITU ADALAH PALSU. Sesungguhnya orang-orang yang memalsukan hadits-hadits itu telah mengakuinya sendiri. Mereka berkata, tujuan kami membuat hadits-hadits palsu adalah agar manusia sibuk dengan (membaca surat-surat tertentu dari Al-Qur’an) dan menjauhkan mereka dari isi Al-Qur’an yang lain, juga kitab-kitab selain Al-Qur’an. (Periksa: Al-Manarul Munffish Shahih Wadh-Dha’if, hal. 113-115).</p>
<p>KESIMPULAN</p>
<p>Dengan demikian jelaslah bahwa hadit-hadits tentang fadhilah dan keutamaan surat Yasin, semuanya LEMAH dan PALSU. Oleh karena itu, hadits-hadits tersebut tidak dapat dijadikan hujjah untuk menyatakan keutamaan surat ini dan surat-surat yang lain, dan tidak bisa pula untuk menetapkan ganjaran atau penghapusan dosa bagi mereka yang membaca surat ini. Memang ada hadits-hadits shahih tentang keutamaan surat Al-Qur’an selain surat Yasin, tetapi tidak menyebut soal pahala. Wallahu A’lam.</p>
<p>***</p>
<p>Penyusun: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas<br />
Dipublikasikan kembali oleh <a href="www.muslim.or.id ">www.muslim.or.id</a> dari blog <a href="http://aliph.wordpress.com/">Abu Aufa</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/322/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=322&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelebihan bulan Ramadhan</title>
		<link>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kelebihan-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kelebihan-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 09:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedepln26</dc:creator>
				<category><![CDATA[bulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penyejukhatiku.wordpress.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mempunyai banyak kelebihan. Kedatangannya selepas dua bulan yang juga tidak kurang keistimewaannya iaitu Rejab dan Sya&#8217;ban. Bagi tujuan menyuburkan rasa tanggungjawab dan rasa ingin menambahkan ibadat kepada Allah sepanjang Ramadhan ini, di sini dibawa beberapa hadis yang menceritakan mengenai kelebihannya. 1. Abu Hurairah menyatakan : Telah bersabda Rasulullah S.A.W yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=319&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mempunyai banyak kelebihan. Kedatangannya selepas dua bulan yang juga tidak kurang keistimewaannya iaitu Rejab dan Sya&#8217;ban. Bagi tujuan menyuburkan rasa tanggungjawab dan rasa ingin menambahkan ibadat kepada Allah sepanjang Ramadhan ini, di sini dibawa beberapa hadis yang menceritakan mengenai kelebihannya.<br />
<span id="more-319"></span>1. Abu Hurairah menyatakan : Telah bersabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : Apabila telah tibanya Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup segala pintu neraka dan diikat segala syaitan. -Hadis dikeluarkan oleh imam Bukhari, Muslim, Nasai&#8217;e, Ahmad dan Baihaqi-</p>
<p>2. Daripada Abu Hurairah daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud :Sesiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu. &#8211; Diriwayat oleh imam Nasai&#8217;e, Ibn majah, Ibn Habban dan Baihaqi-</p>
<p>3. Abu Hurairah telah berkata : Aku telah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda tentang Ramadhan yang bermaksud : Sesiapa yang mendirikannya(Ramadhan) penuh keimanan dan keikhlasan diampunkan baginya apa dosanya yang telah lalu. &#8211; Hadis riwayat Bukhari, Muslim, Tarmizi, Abu Daud, Nasai&#8217;e,Malik,Ahmad dan Baihaqi-</p>
<p>4. Daripada Abu Hurairah telah berkata: Rasullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Sembahyang yang difardhukan kepada sembahyang yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan Jumaat kepada Jumaat yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan bulan kepada bulan(iaitu Ramadhan) merupakan kaffarah apa antara keduanya melainkan tiga golongan : Syirik kepada Allah, meninggalkan sunnah dan perjanjian (dilanggar). Telah berkata Abu Hurairah : Maka aku tahu perkara itu akan berlaku, maka aku bertanya: Wahai Rasulullah! adapun syirik dengan Allah telah kami tahu, maka apakah perjanjian dan meninggalkan sunnah? Baginda S.A.W bersabda : Adapun perjanjian maka engkau membuat perjanjian dengan seorang lain dengan sumpah kemudian engkau melanggarinya maka engkau membunuhnya dengan pedang engkau, manakala meninggal sunnah maka keluar daripada jamaah(Islam).-Hadis riwayat Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi-</p>
<p>5. Daripada Abi Soleh Az-zayyat bahawa dia telah mendengar Abu Hurairah berkata: Rassullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Setiap amalan anak Adam baginya melainklan puasa maka ia untukKu dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara.Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditanganNya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. -Hadis riwayat imam Bukhari, Muslim, Nasai&#8217;e, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Habban dan Baihaqi-</p>
<p>PENERANGAN HADIS</p>
<p>1. Semua hadis menceritakan betapa besarnya kelebihan bulan Ramadhan untuk kita sama-sama menghidupkannya dengan segala amalan sunnah.</p>
<p>2. Pintu syurga dibuka sepanjang Ramadhan, manakala pintu neraka pula ditutup. Ini menggambarkan bagaimana Allah begitu mengasihani hambaNya yang taat beribadat dan menurut segala perintahNya.</p>
<p>3. Syaitan diikat sepanjang bulan Ramadhan agar kita dapat menunaikan segala ibadat dengan penuh keikhlasan. Tetapi kita perlu ingat bahawa kawan syaitan yang berada pada diri kita iaitu nafsu akan menggantikan tugas syaitan jika kita lalai.</p>
<p>4. Pentingnya keikhlasan dan keimanan kita dalam menunaikan ibadat.</p>
<p>5. Puasa mampu menjadi perisai diri daripada terjebak ke lembah maksiat, begitu juga ia mampu menghapuskan segala dosa-dosa yang lepas jika kita benar-benar bertaubat.</p>
<p>6. Kita mesti menghidupkan sunnah yang mana yang paling besar ialah berada dalam jemaah Islam terutama di dalam mengembalikan semula khilafah Islamiah yang telah lama dihancurkan iaitu pada 1924.</p>
<p>7. Jauhkan daripada syirik pada Allah sama ada berbentuk perbuatan, niat ataupun percakapan. Kita mesti mematuhi segala perjanjian yang dibuat selagi tidak melanggar hukum syarak.</p>
<p>8. Kita mesti berpuasa pada semua anggota bukannya pada makan dan minum sahaja.</p>
<p>9. Bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada bauan kasturi.</p>
<p>10. Orang berpuasa akan mengecapi dua kegembiraan iaitu ketika berbuka dan apabila bertemu Allah kelak.</p>
<p>11. Di dalam menunaikan ibadat puasa kita mesti banyak bersabar dan jangan suka berbual kosong apatah meninggikan suara apabila bercakap.</p>
<p>Biografi</p>
<p>1. Kitab Fadhailul Awqat oleh imam Al-Baihaqi,ditahqiq oleh Adnan Abdul Rahman MajidAl-Qaisi,Maktabah Al-Mnarah,Makkah.</p>
<p>2. Fathul Bari syarah sohih Bukhari oleh Ibn Hajar Al-&#8217;Asqalani</p>
<p>3. Syarah sohih Muslim oleh imam An-Nawawi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/penyejukhatiku.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/penyejukhatiku.wordpress.com/319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=penyejukhatiku.wordpress.com&amp;blog=6476228&amp;post=319&amp;subd=penyejukhatiku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penyejukhatiku.wordpress.com/2009/03/03/kelebihan-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef2e9a9ac986a435becd445d3a022438?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dedepln26</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
